Iman Kepada Malaikat
Allah ta’ala berfirman,
لَّا يَعْصُونَ ٱللَّهَ مَآ أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا
يُؤْمَرُونَ
“..dan (mereka) tidak mendurhakai
Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan
apa yang diperintahkan.” (At Tahrim 66:6)
Ulama tafsir mengatakan mereka
(para malaikat) melakukan apapun yang diperintahkan oleh Allah. Tidak ada
satupun perintah yang mereka tidak kerjaan.
Kandungan iman kepada malaikat
adalah :
1. Mengimani akan wujudnya
2. Mengimani akan nama-namanya
3. Mengimani akan sifat-sifatnya
4. Mengimani akan tugas-tugasnya
Malaikat adalah hamba yang
mulia
Allah ta’ala berfirman,
وَقَالُوا۟ ٱتَّخَذَ ٱلرَّحْمَٰنُ وَلَدًا ۗ سُبْحَٰنَهُۥ ۚ بَلْ
عِبَادٌ مُّكْرَمُونَ
“Dan mereka berkata: "Tuhan
Yang Maha Pemurah telah mengambil (mempunyai) anak", Maha Suci Allah.
Sebenarnya (malaikat - malaikat itu), adalah hamba-hamba yang dimuliakan,”
(QS. Al Anbiyaa' 21:26)
لَا يَسْبِقُونَهُۥ بِٱلْقَوْلِ وَهُم بِأَمْرِهِۦ يَعْمَلُونَ
“mereka itu tidak mendahului-Nya
dengan perkataan dan mereka mengerjakan perintah-perintah-Nya.” (QS.
Al Anbiyaa' 21:27)
يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يَشْفَعُونَ
إِلَّا لِمَنِ ٱرْتَضَىٰ وَهُم مِّنْ خَشْيَتِهِۦ مُشْفِقُونَ
“Allah mengetahui segala sesuatu
yang dihadapan mereka (malaikat) dan yang di belakang mereka, dan mereka tiada
memberi syafa'at melainkan kepada orang yang diridhai Allah, dan mereka itu
selalu berhati-hati karena takut kepada-Nya.” (QS.
Al Anbiyaa' 21:28)
Maksud makna لَايَسْبِقُوْنَهُ بِالْقَوْلِ adalah mereka tidak akan mendahului Allah
dalam ucapan, maksudnya adalah mereka tidak akan berbicara kecuali yang
diizinkan oleh Allah subhaanahu wa ta’ala.
Dan dikatakan, وَهُم بِأَمْرِهِۦ يَعْمَلُونَ maksudnya adalah mereka hanya mengamalkan apa yang
diperintahkan oleh Allah.
Jadi jika Allah tidak memerintahkan, maka mereka tidak akan berbuat. Dan
demikian pula jika Allah tidak memerintahkan untuk berkata sesuatu maka mereka
tidak akan berbicara.
Malaikat diciptakan dari cahaya, memiliki sayap, bentuknya agung dan
bermacam-macam
Dalilnya adalah :
“Aku (Allah) menciptakan malaikat dari nur (cahaya).”
ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ فَاطِرِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ جَاعِلِ ٱلْمَلَٰٓئِكَةِ
رُسُلًا أُو۟لِىٓ أَجْنِحَةٍ مَّثْنَىٰ وَثُلَٰثَ وَرُبَٰعَ ۚ يَزِيدُ فِى ٱلْخَلْقِ
مَا يَشَآءُ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ
“Segala puji bagi Allah Pencipta
langit dan bumi, Yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus
berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga
dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya.
Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (Faathir 35:1)
Dari hadits, “Aku diizinkan untuk
menceritakan tentang malaikat dari malaikat-malaikat Allah. Malaikat yang
membawa ‘arsy, sesungguhnya antara syahmah (bagian bawah) telinganya
dengan pundaknya sejauh perjalanan 700 tahun perjalanan menggunakan kuda yang
paling bagus.”
Para malaikat ber-shaf-shaf
dan senantiasa bertasbih kepada Allah. Allah ta’ala memberikan ilham kepada
mereka untuk bertasbih kepada-Nya. Demikian pula Allah memberikan ilham kepada
mereka untuk menjalankan perintah-Nya. Dan Allah memberikan anugrah kepada
mereka kekuatan untuk menjalankan perintah-perintah tersebut.
Maksud ‘ber-shaf-shaf’, mereka
pada saat menjalankan ketaatan kepada Allah ta’ala mereka senantiasa
ber-shaf-shaf.
Allah ta’ala berfirman,
وَإِنَّا لَنَحْنُ ٱلصَّآفُّونَ
“dan sesungguhnya kami
benar-benar bershaf-shaf (dalam menunaikan perintah Allah).” (QS. Ash
Shaffaat 37:165)
وَإِنَّا لَنَحْنُ ٱلْمُسَبِّحُونَ
“Dan sesungguhnya kami
benar-benar bertasbih (kepada Allah).” (QS. Ash Shaffaat 37:166)
Dan Allah ta’ala berfirman,
وَلَهُۥ مَن فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ وَمَنْ عِندَهُۥ لَا
يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِهِۦ وَلَا يَسْتَحْسِرُونَ
“Dan kepunyaan-Nya-lah segala
yang di langit dan di bumi. Dan malaikat-malaikat yang di sisi-Nya, mereka
tiada mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tiada
(pula) merasa letih.” (QS. Al Anbiyaa' 21:19)
يُسَبِّحُونَ ٱلَّيْلَ وَٱلنَّهَارَ لَا يَفْتُرُونَ
“Mereka selalu bertasbih malam
dan siang tiada henti-hentinya.” (QS. Al Anbiyaa' 21:20)
Makhluk ghaib yang tidak bisa
dijangkau oleh panca indera, kecuali yang dikehendaki oleh Allah.
Allah ta’ala berfirman,
فَأَرْسَلْنَآ إِلَيْهَا رُوحَنَا فَتَمَثَّلَ لَهَا بَشَرًا
سَوِيًّا
“..lalu Kami mengutus roh Kami
kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk)
manusia yang sempurna.” (Maryam 19:17)
Diberikan tugas yang
berbeda-beda disamping tugas utama mereka untuk senantiasa beribadah kepada
Allah.
Di antara tugas para malaikat :
1. Menurunkan wahyu
2. Menjaga manusia
3. Menguatkan dan menolong kaum muslimin
4. Menanyai manusia di alam kubur
5. Penjaga neraka
6. Memelihara janin
7. Menulis amalan manusia
8. Mencabut ruh
9. Meniup sangkakala
10. Memintakan ampun bagi manusia