Membaca untaian nasihat dari sebuah akun Telegram : “Jika kamu kehilangan dunia seluruhnya, tapi kamu bersama Allah, maka kamu tidak kehilangan apa-apa. Tapi jika kamu mendapatkan dunia seluruhnya, tapi jauh dari Allah, maka kamu telah kehilangan segalanya.” Kalimat ini sederhana… tapi dalam. Dan jujur saja—ini menampar cara kita memandang hidup hari ini. Standar “Untung” yang Sering Kebalik Hari ini, ukuran sukses sering kali cuma satu: uang banyak jabatan tinggi hidup terlihat “naik kelas” Kalau itu semua ada, maka kita dianggap berhasil Kalau tidak ada, maka kita dianggap gagal Padahal dalam pandangan Islam, standar itu tidak cukup . Allah sudah kasih definisi yang jauh lebih jelas: “Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh dia telah beruntung.” (QS. Ali Imran: 185) Artinya apa? Keuntungan sejati bukan di dunia… tapi di akhirat. Kenapa Kehilangan Dunia Bukan Kerugian? Karena dunia ini sifatnya sementara. Rasulullah ﷺ bersabda: “Dunia itu pen...
Islam adalah satu-satunya jalan keselamatan di dunia dan akhirat. Titilah jalan Islam di atas ilmu yang haq.